04 Maret 2008

Energy Efficient Bali

Greenpeace dan Bali Hotels Association bersama Bali Tourism Development Corporation (BTDC) meluncurkan program efisiensi energi yang bertujuan menyokong pariwisata yang ramah-iklim di Bali. Program yang dinamakan ‘Switch off, Unplug, Enjoy – Energy Efficient Bali’ ini diluncurkan di atas Kapal Rainbow Warrior milik Greenpeace yang sedang berlabuh di Pelabuhan Benoa, dekat Nusa Dua, tempat diselenggarakannya Konferensi PBB tentang Perubahan Iklim. Di bulan Oktober dan November 2007, Greenpeace melakukan survey awal terhadap 15 hotel di Nusa Dua dan sekitarnya yang merupakan dareah tujuan pariwisata terkemuka di Bali dan tempat diadakannya Konferensi PBB tentang Perubahan Iklim. Survey itu bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah yang dilakukan oleh hotel-hotel tersebut dalam penggunaan energi dan melestarikan lingkungan serta kesediaan mereka untuk menerapkan efisiensi energi di masa depan sebagai bentuk partisipasi dalam upaya global memerangi perubahan iklim.

3 komentar:

thea mengatakan...

Trus hasilnya apa?

Supporter Services Greenpeace mengatakan...

Untuk Program Energy Efficient Bali, Greenpeace melalui divisi Iklim dan Energi sudah bekerja sama dengan Bali Hotel Association dan Bali Tourism Development untuk mengadakan Audit Energi yang dipakai oleh hotel-hotel yang berada di bawah mereka.

Tujuan dari proses audit ini adalah agar Pariwisata di Bali (saat ini), melalui hotel-hotel yang ada di sana dapat memberikan sumbangan yang berarti untuk masalah perubahan iklim.

Anonim mengatakan...

Faktanya:

1.GJ (ngaa jelas)...Indonesia mana punya standar ratifikasi energi
(coba ke site kemen ESDM)

2.Analisanya? Green, clean, sustainable, reused, reduced, recycled?

3. Cut to zero emission, berani stop AC??? berapa % hotel yang pake natural climate passive cooling design?

4. Yang masih pake AC??? try water -cooling system (check di ESDM for spesial-submission competition, satu-satunya cara reduce AC power consumption> automatic jet sprayer)

Good job